Bisnis

Hari Ini Terbang Perdana, Pelita Air Tulang Punggung Penerbangan Domestik

Kamis, 28 April 2022 - 15:14 WIB

Penulis :

redaksi
Tags : Pelita Air, Erick Thohir
Hari Ini Terbang Perdana, Pelita Air  Tulang Punggung Penerbangan Domestik
Pesawat Pelita Air

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Maskapai Pelita Air, hari ini, Kamis (28/4/2022) melakukan penerbangan perdana rute Jakarta-Bali. Pelita diharapkan mampu menjadi tukung punggung industri penerbangan domestik.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melepas penerbangan pertama (Inaugural Flight) Pelita Air. Erick mengatakan, potensi penerbangan domestik di Indonesia sangat besar, Pelita Air Service sebagai anak usaha BUMN harus memfokuskan diri menjadi salah satu tulang punggung untuk pembangunan industri penerbangan domestik.

“Ini merupakan potensi market yang sangat besar yang harus dimanfaatkan. Kita tidak mau market Indonesia yang besar ini juga menjadi monopoli atau oligopoli, harus sejalan dengan nafas ekonomi bangsa ini yaitu ekonomi yang merata dan mensejahterakan,” kata Erick dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Kamis (28/4/2022).

Menurutnya, Pelita harus menjadi bagian dari paradigma baru untuk menyehatkan industri penerbangan Indonesia, dan harus dikelola dengan good corporate government secara transparan dengan fokus market domestik.

“Dengan niat baik hari ini, Pelita bisa terbang tinggi. Pelita juga akan menjadi perusahaan domestik yang bisa bersaing secara global,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pelita Air Service (PAS), Dendy Kurniawan mengungkapkan bahwa selama ini PAS telah memiliki pengalaman melayani penerbangan charter, dari kepresidenan, kementerian/lembaga dan swasta, terutama industri Migas nasional.

Dengan reputasi dan pengalaman tersebut, PAS memperluas usahanya dengan melayani penerbangan komersial berjadwal rute Jakarta-Bali-Jakarta menggunakan pesawat Airbus A320-200 berkapasitas 180 tempat duduk.

“Tentunya penerbangan hari ini akan segera disusul dengan penerbangan frekuensi tambahan penerbangan selanjutnya ke destinasi-destinasi baru yang ada di Indonesia,” kata Dendy.