Berita

Mantab, Pidato Soekarno Diajukan Sebagai Warisan Dunia UNESCO

Senin, 11 Oktober 2021 - 16:17 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : Soekarno, ANRI, UNESCO
Mantab, Pidato Soekarno Diajukan Sebagai Warisan Dunia UNESCO
Presiden Pertama RI Soekarno

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mengajukan Pidato Presiden pertama RI Soekarno di Sidang Majelis Umum PBB, 30 September 1960 sebagai warisan dokumenter UNESCO.

Kepala ANRI Imam Gunarto mengatakan,  pengajuan arsip pidato Soekarno menjadi warisan dunia UNESCO didasarkan oleh pemikiran presiden pertama RI tersebut yang berpengaruh dalam hubungan internasional.

"Ini representasi puncak pemikiran dan perjuangan Soekarno dalam memimpin Indonesia dan memiliki pengaruh signifikan secara internasional," kata Imam.

Langkah ini mendapat dukungan dari Menpan RB Tjahjo Kumolo.

"Perlu saya tekankan bahwa Kemenpan RB sangat mendukung upaya ANRI dalam menjadikan arsip Pidato Presiden Soekarno berjudul To Build the World a New sebagai ingatan kolektif dunia atau Memory of the World," kata Tjahjo dalam acara pembukaan Pekan Memori Dunia yang diselenggarakan ANRI secara daring, Senin (11/10/2021).

Dengan pidato tersebut, lanjut Tjahjo, Soekarno telah mewujudkan salah satu tujuan nasional Indonesia, yakni dengan mewujudkan perdamaian dunia.

Soekarno, lanjut Tjahjo, telah berperan dalam mewujudkan perdamaian dunia dengan menempatkan Indonesia di percaturan politik dunia, yang dimulai dengan penyelenggaraan KTT Asia Afrika pada 1955 di Bandung dan memuncak pada KTT Gerakan Non-Blok I di Beogard, Yugoslavia pada 1961.

"Indonesia melalui Bung Karno tidak henti-hentinya menyuarakan untuk pengurangan ketegangan antara dua blok besar dunia pada saat itu, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet," kata Tjahjo.