Bisnis

Siap-siap, Saham BCA Harga Baru Segera Meluncur di Lantai Bursa

Kamis, 07 Oktober 2021 - 13:57 WIB

Penulis :

redaksi
Tags : BCA, Saham, Investor
 Siap-siap, Saham BCA Harga Baru Segera Meluncur di Lantai Bursa
Ilustrasi ATM BCA

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Penantian investor, khususnya investor ritel, untuk bisa memiliki saham BCA segera terwujud. Tak lama lagi, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan melepas  saham dengan harga baru di lantai bursa, melalui mekanisme stock split.

"Kami telah melakukan koordinasi dan mendapat persetujuan dari regulator untuk segera mewujudkan rencana stock split yang menawarkan saham BBCA sesuai harga baru dengan rasio 1:5. Dengan harga baru nantinya, kami berharap saham BBCA dapat diserap oleh para investor, terutama investor ritel yang sudah menantikan kesempatan ini," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam keterangan, seperti dikutip dari Antaranews, Kamis (7/10/2021).

Sebelumnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) BCA telah memberikan persetujuan atas aksi korporasi stock split dengan rasio 1 : 5 (satu saham yang ada saat ini dipecah menjadi lima saham baru).

Nilai nominal per saham BBCA saat ini adalah Rp62,5, sedangkan nilai nominal per saham BBCA setelah stock split akan menjadi sebesar Rp12,5. Sebagai informasi, harga saham BBCA pada Kamis (7/10/2021) ini terpantau di kisaran Rp35.600 per saham.

Adapun jadwal perdagangan saham BBCA dengan harga baru antara lain pengumuman jadwal pelaksanaan stock split di BEI dan situs web BCA pada 7 Oktober 2021, akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 12 Oktober 2021, dan awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan pasar negosiasi.

Selanjutnya tanggal penentuan pemegang saham yang berhak atas hasil stock split (recording date) pada 14 Oktober 2021, saham dengan nilai nominal baru hasil stock split didistribusikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kepada pemegang saham serta awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai pada 15 Oktober 2021.

Jahja menyatakan, pihaknya menyadari perkembangan pasar modal Indonesia dan meningkatnya investor yang bergabung di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Aksi korporasi stock split saham BBCA tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pasar modal Indonesia sebagaimana komitmen perseroan sejak awal melantai di bursa.