Bisnis

Menuju Ekonomi Green dan Digital, UMB Gelar Diskusi Transformasi Ekonomi

Jumat, 06 Agustus 2021 - 15:30 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : Ekraf, Indef, UMB
Menuju Ekonomi Green dan Digital, UMB Gelar Diskusi Transformasi Ekonomi
Ilustrasi green economy/Istimewa

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Pandemi Covid-19 yang masih merebak hingga kini, diyakini akan jadi momentum untuk mendorong terjadinya transformasi ekonomi menuju ekonomi kreatif.

Hal itu dilontarkan Rektor Universitas Mercu Buana (UMB) Prof. Ngadino Surip dalam sambutannya saat membuka diskusi daring bertajuk "Transformasi Ekonomi" yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMB baru-baru ini di Jakarta.  

"Saya menyambut baik diskusi ini, semoga diskusi ini dapat bermanfaat," ujarnya.  

Senada dengan Ngadino, Dekan FEB UMB, Dr. Erna Sofriana Imamningsih menyampaikan, selama masa pandemi Covid-19, telah terjadi peralihan (shifting) dalam struktur ekonomi Indonesia. 

Menurut dia, terdapat beberapa sektor yang terpuruk namun ada beberapa sektor yang memiliki kinerja yang baik dan bahkan meningkat dalam jangka menengah pendek. 

"Pemerintah beserta pelaku ekonomi bisa menjadikan sektor-sektor tersebut sebagai driven factors yang berperan sebagai bumper ekonomi supaya perekonomian Indonesia tidak semakin terpuruk di tengah pandemi Covid-19," lanjut Erna.

Sementara itu, Direktur Indef, Berly Martawardaya selaku pembicara mengungkapkan, Indonesia sudah memiliki komitmen untuk melakukan pembangunan ekonomi hijau. Komitmen tersebut tertuang dalam Prioritas Pembangunan RPJMN 2020–2024. 

Namun, dalam tingkat implementasi masih sangat rendah. Indeks stimulus hijau di Indonesia masih sangat rendah. 

"Stimulus hijau yang memiliki kontribusi positif masih jauh lebih rendah daripada stimulus yang berkontribusi negatif terhadap green economy." jelasnya. 

Kesadaran pelaku ekonomi di Indonesia, lanjut dia, terutama pemerintah dan DPR masih sangat rendah sehingga kebijakan-kebijakan dan program-program pembangunan masih belum memerhatikan green economy

"Pasca pandemi Covid-19, pemerintah bersama DPR bisa mengubah kebijakan struktur ekonomi nasional menjadi lebih green. Demikian Berly menambahkan," paparnya lebih jauh dalam diskusi yang dimoderatori Dosen FEB UMB Agus Herta itu.

Selanjutnya, Berly berpendapat, pandemi Covid-19 telah mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan membuka potensi ekonomi kreatif. 

Oleh karena itu, kata dia lagi, pemerintah harus berusaha untuk membangun infrastruktur teknologi digital yang memadai untuk masyarakat,

"Bersamaan dengan hal tersebut pemerintah juga harus meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong masyarakat untuk memahami dan menggunakan teknologi tersebut secara bijak, efektif, dan efisien," tandasnya.