Bisnis

Berkolaborasi, BTN-LinkAja Kembangkan Uang Elektronik Syariah

Senin, 02 Agustus 2021 - 22:40 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : BTN, LinkAja, Uang Elektronik Syariah
Berkolaborasi, BTN-LinkAja Kembangkan Uang Elektronik Syariah
Bank BTN/Istimewa

Hukum & Bisnis (Jakarta) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bekerja sama dengan PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) mengembangkan uang elektronik syariah yang pertama di Indonesia.

Kolaborasi keduanya diharapkan bisa memperluas ekosistem Layanan Syariah LinkAja untuk mendukung pengembangan ekosistem syariah nasional serta pemenuhan transaksi di sektor esensial.

Direktur Consumer dan Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar, mengatakan hingga saat ini perseroan terus berupaya menjadi one stop financial services bagi masyarakat Indonesia. 

Selain itu, sejalan dengan bisnis utamanya, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN juga gencar melakukan transformasi digital untuk dapat memenuhi kebutuhan perbankan nasabah sekaligus menyesuaikan dengan kondisi pandemi.

Untuk mencapai tujuan tersebut, BTN Syariah aktif menggelar sinergi dengan berbagai pihak termasuk LinkAja. Apalagi, di masa pandemi ini, nasabah yang menitipkan uangnya di BTN Syariah mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. 

Hingga semester I 2021, UUS Bank BTN tersebut tercatat telah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp26,89 triliun atau melonjak 29,27 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

"Melalui kolaborasi dengan Layanan Syariah LinkAja, nasabah dan debitur BTN Syariah dapat mengakses berbagai fitur layanan keuangan digital yang lebih mudah dan praktis. Kolaborasi ini sekaligus dapat meningkatkan inklusi keuangan syariah di Indonesia," kata dia di Jakarta, Senin (2/8/2021).

Sementara itu, Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja mengatakan, sebagai uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia, Layanan Syariah LinkAja terus memperkaya use case untuk dapat digunakan oleh masyarakat Indonesia sehari-hari dengan mudah.

"Kami sangat senang dengan terjalinnya kerja sama bersama BTN Syariah ini, bisa semakin melengkapi ekosistem syariah secara nontunai dan meningkatkan literasi keuangan syariah sesuai amanah Pemerintah Republik Indonesia," ujatrnya.

Dia berharap kerja sama tersebut dapat meningkatkan kolaborasi Layanan Syariah LinkAja dan BTN Syariah tidak hanya di level pusat namun di berbagai cabang dan area yang tersebar di seluruh Indonesia.

Berbagai ruang lingkup kerja sama strategis yang dilakukan antara LinkAja dengan BTN Syariah di antaranya adalah kemudahan pembayaran kebutuhan perumahan BTN Syariah.

Lalu, pembayaran berbagai merchant seperti pasar syariah dan donasi untuk masjid melalui QRIS, pembayaran sekolah islam dan pesantren yang bekerja sama dengan BTN Syariah. 

Kemudian kolaborasi dengan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) dan sukuk wakaf, pendistribusian bantuan pemerintah dan bantuan sosial, kolaborasi program kurban, serta kerja sama lainnya dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Haryati menuturkan tujuan utama yang dibangun melalui penandatanganan nota kesepahaman antara LinkAja dengan BTN Syariah itu pun meliputi saling mendukungnya kegiatan penyediaan jasa dan layanan perbankan berdasarkan prinsip syariah dan konvensional.

Selain itu, keduanya juga sepakat untuk mewujudkan perluasan ekosistem syariah yang holistik guna mendukung percepatan inklusi keuangan di Indonesia.

"Kami harapkan dengan terciptanya sinergi strategis ini dapat semakin memudahkan masyarakat Indonesia untuk terbiasa bertransaksi secara digital dari ponsel mereka dalam melakukan transaksi seperti pembayaran merchant, pembayaran pendidikan, kebutuhan perumahan, maupun berbagai kebutuhan esensial lainnya," tandasnya.