Bisnis

Hindari Kejatuhan Harga, RNI Beli Gula Petani Tebu Rp10.500/Kg

Kamis, 10 Juni 2021 - 09:30 WIB

Penulis :

redaksi
Tags : Arief Prasetyo Adi, RNI
Hindari Kejatuhan Harga, RNI Beli Gula Petani Tebu Rp10.500/Kg
Ilustrasi

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia/RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi menyatakan, akan membeli gula dari petani tebu dengan harga minimal Rp10.500/kg. Penetapan harga ini untuk melindungi petani dari kejatuhan harga.

Menurut Arief, hal tersebut sesuai arahan Menteri Perdagangan M. Lutfi. Selain itu telah dikoordinasikan dengan Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTRI) serta asosiasi lainnya, seperti Asosiasi Gula Indonesia (AGI), Asosiasi Gula Rafinasi Indinesia (AGRI) serta BUMN PTPN III Holding.

“Sesuai arahan Mendag untuk mengamankan harga penjualan gula petani sekaligus optimalkan offtake gula petani,” ujar Arief dalam keterangan yang dikutip media, Rabu (9/6/2021).

Terkait harga minimal pembelian gula, lanjut Arief, pihaknya telah memberikan jaminan secara tertulis kepada asosiasi, salah satunya APTRI. Selain itu telah menyosialisasikan kepada pabrik - pabrik gula yang dikelolanya.

“Kami telah sosialisasi ke para mitra petani tebu untuk menjamin harga lelang minimal offtake di angka Rp10.500/kg,” katanya.

Dia menambahkan jika pada proses penjualan produksi gula petani tebu rakyat terdapat harga lelang yang lebih tinggi dari harga jaminan, RNI akan membeli sesuai harga pasar/lelang gula, dan sebaliknya.

“Jika terdapat harga lelang gula di bawah harga jaminan Rp.10.500/kg, RNI akan membeli sesuai harga yang dijaminkan,” ujarnya.

Pada 2021 RNI menargetkan produksi gula mencapai 282 ribu ton yang berada dari tebu petani rakyat maupun milik sendiri dengan kisaran rendemen berada di angka 8,1 persen. Dengan demikian, terdapat peningkatan hingga 22 persen dari target sebelumnya di tahun 2020 dengan produksi gula sebanyak 231 ribu ton.