Bisnis

DI Tengah Pandemi, Daya Beli Properti Belum Habis

Rabu, 09 Juni 2021 - 08:06 WIB

Penulis :

redaksi
Tags : Ali Tranghanda, Covid-19
DI Tengah Pandemi, Daya Beli Properti Belum Habis
Ilustrasi

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Daya beli masyarakat terhadap properti masih ada. Potensi daya bali tidak habis kendati di tengah tekanan pandemi covid-19.

“Hal ini dipercaya karena daya beli tidak sepenuhnya habis. Banyak masyarakat yang masih menyimpan potensi daya beli, meskipun menjadi terhambat dan memilih untuk wait and see yang lebih lama lagi," kata Pengamat properti dari Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda di Jakarta, Selasa (8/6/2021).

Menurut riset independen yang dilakukan oleh Indonesia Property Watch, pandemi yang mewabah sejak awal 2020 berdampak besar terhadap perekonomian nasional, termasuk sektor properti yang mengalami kontraksi cukup dalam.

Ali menyebut daya beli semua golongan masyarakat terganggu dan menurun. Para pengembang dihadapkan pada ketahanan daya tahan tiga sampai enam bulan.

Bila kondisi tidak membaik, maka banyak pengembang khususnya skala menengah bawah yang akan menghadapi seleksi alam pengembang.

"Di sisi lain sebagian pengembang terus berinovasi dengan produk dan sistem pemasaran mereka. Media digital saat ini menjadi satu-satunya platform distribusi dan komunikasi yang dapat dilakukan pengembang," kata Ali.