Berita

UI Sampaikan Sembilan Rekomendasi Pemulihan Ekonomi

Selasa, 08 Juni 2021 - 08:29 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : Universitas Indonesia, Pemulihan Ekonomi
UI Sampaikan Sembilan Rekomendasi Pemulihan Ekonomi
Universitas Indonesia

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Universitas Indonesia (UI) menyampaikan sembilan rekomendasi pemulihan ekonomi.  nasional yang dapat menjadi masukan yang berharga bagi pemerintah. Rekomendasi ini telah disampaikan oleh Rektor UI Ari Kuncoro kepada Menteri Koordinator Perekonomian  Airlangga Hartarto.

“Pemulihan ekonomi adalah sesuatu yang harus menjadi prioritas dalam kegiatan pascapandemi. Dalam rekomendasi ini, kami menyarankan untuk mencari titik tengah antara kesehatan dan ekonomi. Tentu ini tidak mudah, namun kalau semua unsur pemangku kepentingan di masyarakat mau bekerja sama dan berkolaborasi, hal yang sulit pun dapat menjadi mudah untuk dilakukan,” kata Rektor UI Prof. Ari Kuncoro dalam keterangannya di Depok, Senin (7/6/2021).

Kesembilan rekomendasi UI yakni Pertama koordinasi dan sinkronisasi antar lembaga di sektor moneter, keuangan dan fiskal perlu ditingkatkan untuk menjaga harmonisasi orkestra kebijakan, sehingga sentimen pasar tetap positif dan stabil. 

Kedua, pemerintah harus melakukan langkah-langkah strategis dalam investasi publik jangka panjang sekaligus memperhatikan kesinambungan fiskal jangka panjang. 

Ketiga, otoritas fiskal dan moneter harus mengambil langkah-langkah strategis untuk soft landing & exit strategy dalam pembiayaan pemulihan ekonomi nasional. 

Keempat, pemerintah memberi kemudahan dalam hal akses dan disbursement dana PEN, tetapi tetap memperhatikan aspek-aspek good governance. 

Kelima, mendesain program PEN berdasarkan kebutuhan (bottom up approach), salah satunya adalah restrukturisasi kredit serta kemudahan pembiayaan serta fleksibilitas program pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik UMKM.

Keenam, penguatan ekosistem digital. Di sektor keuangan, diversifikasi produk jasa keuangan berbasis teknologi digital sangat perlu dilakukan. 

Ketujuh, pemulihan sektor pariwisata secara bertahap secara kewilayahan berdasarkan analisis big data serta memfokuskan pada wisatawan nusantara. 

Kedelapan, penguatan sistem jaminan sosial bagi masyarakat melalui perluasan cakupan penerima bantuan sosial dengan jalan memperbaharui data penerima jaminan sosial sampai dengan kelompok 60 persen terbawah dengan pendekatan kombinasi metode PMT (proxy mean testing) dan community based targeting yang lebih sederhana. 

Kesembilan, fleksibilitas penggunaan dana desa perlu diperpanjang hingga setidaknya tahun 2022. Dalam masa pandemi, dana desa berfungsi untuk membantu memulihkan perekonomian masyarakat desa. 

Rekomendasi kebijakan terkait strategi pemulihan ekonomi Indonesia diserahkan Rektor UI Ari Kuncoro kepada Menteri Koordinator Perekonomian  Airlangga Hartarto, yang didampingi Sesmenko Susiwijono di Kantor Kemenko di Jakarta Pusat.