Bisnis

Pasar Tanah Abang Dibuka dengan Pembatasan 50 Persen

Senin, 03 Mei 2021 - 22:40 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : Pasar Jaya, Tanah Abang, Tranjakarta
Pasar Tanah Abang Dibuka dengan Pembatasan 50 Persen
Kawasan Tanah Abang/Istimewa

Hukum & Bisnis (Jakarta) - BUMD Perumda Pasar Jaya menyatakan bahwa Pasar Tanah Abang mulai Senin dibuka dengan pembatasan 50 persen dan pengawasan ketat protokol kesehatan.

Hal itu dikatakan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin, menurutnya pembatasan dan pengawasan ketat protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang yang dilakukan bersama jajaran TNI/Polri adalah imbas dari tingginya kunjungan masyarakat untuk berbelanja di kawasan pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

"Sejak dibukanya Pasar Tanah Abang pagi ini petugas sudah mengatur pembatasan pengunjung 50 persen dari kapasitas pasar serta dilakukan pengaturan terhadap alur masuk dan keluar sehingga dapat mengurai penumpukan di dalam pasar," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Senin (3/5/2021).

Pasar Jaya sudah menyiapkan posko di sejumlah titik di kawasan Pasar Tanah Abang. Sebagian petugas juga melakukan monitoring dan pengawasan agar protokol kesehatan bisa tetap bisa dijalankan di pasar tersebut.

Mulai dari pintu masuk pasar, seluruh pengunjung diminta untuk mencuci tangan menggunakan sabun, dicek suhu badan dan harus selalu menggunakan masker.

Sebagian petugas lainnya baik yang ada di posko dan di dalam pasar juga menggunakan pengeras suara melakukan imbauan agar masyarakat memahami betul pelaksanaan protokol kesehatan.

"Upaya mengurai kepadatan pengunjung ini agar tidak ada penumpukan pembeli di satu lokasi saja. Petugas mengingatkan agar jika satu lokasi penuh agar masyarakat tidak berkerumun dan mencari lokasi lainnya mengingat cukup banyak toko menjual produk serupa di kawasan Pasar Tanah Abang," ujarnya.

Selain itu, sejak kemarin juga sudah dilakukan komunikasi juga dengan pengelola TransJakarta agar disiapkan bus dari Stasiun Dukuh Atas ke Pasar Blok A Tanah Abang. Diharapkan ini juga bisa mengurangi tumpukan orang yang membawa kendaraan ke pasar tersebut.