Hukum

Munarman Nggak Boleh Dijenguk Pengacara, Bigini Alasan Polisi

Jumat, 30 April 2021 - 22:40 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : Munarman, Polisi, Terorisme
Munarman Nggak Boleh Dijenguk Pengacara, Bigini Alasan Polisi
Penangkapan pengacara Rizieq Shihab, Munarman/Istimewa

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan alasan pengacar a tidak bisa menjenguk Munarman setelah tiga hari ditangkap dan ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, karena terlibat kasus terorisme.

Pasalnya, menurut Ramadhan, penanganan kasus terorisme berbeda dengan kasus pidana umum lainnya.

"Terkait tidak boleh dijenguk bahwa penyidikan kasus terorisme itu berbeda hukum acara pidana-nya dengan kasus biasa," kata dia dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/4/2021).

Saat ini, lanjut Ramadhan, penyidik mempunyai waktu untuk mendalami kasus Munarman. Dalam menelusuri kasus-kasus tersebut membutuhkan konsentrasi penyidik ingin fokus terhadap kasus tersebut.

"Jadi saya jawab alasannya karena hukum acara pidana kasus terorisme itu berbeda," ujarnya.

Sebeleumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap mantan petinggi FPI pada Selasa 27 April 2021 lalu di rumahnya di kawasan Pamulang, Tengerang Selatan.

Munarman diduga menggerakkan orang untuk melakukan tindak pidana terorisme, bermufakat jahat untuk melakukan tindakan terorisme dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme.

Saat ditanya keterlibatan Munarman dalam peristiwa teror apa, Ramadhan menjelaskan, keterlibatannya adalah aksi terorisme.

Terkait di mana lokasi teror yang dilakukan Munarman, sedang didalami oleh Densus 88 Antiteror Polri.