Berita

Masyarakat dengan Komorbid Tak Perlu Risau Ikut Vaksin

Jumat, 26 Februari 2021 - 16:09 WIB

Penulis :

redaksi
Tags : Vaksin Covid-19, Komorbid
 Masyarakat dengan Komorbid Tak Perlu Risau Ikut Vaksin
Ilustrasi

Hukum & Bisnis (Jakarta)  - Masyarakat yang memiliki komorbid tidak perlu risau untuk menjalani vaksinasi COVID-19. Sebab, penyakit penyerta tidak menimbulkan risiko munculnya reaksi alergi setelah mendapat vaksin.

Dokter spesialis penyakit dalam Tunggul D Situmorang, yang juga menjabat President of Indonesian Society of Hypertension (InaSH) mengatakan reaksi terhadap vaksin COVID-19 bervariasi, ada yang tidak menunjukkan reaksi ada juga yang mengalami reaksi seperti mengantuk atau pegal.

"Oleh karena itu, ada observasi 30 menit setelah divaksin," kata Tunggul, Jumat (26/2/2021).

Gejala yang muncul setelah vaksin COVID-19 dapat meliputi nyeri bekas suntikan, bengkak dan kemerahan di bekas suntikan, sakit kepala atau demam. Kondisi itu bisa diamati dalam kurun 30 menit setelah individu mendapatkan suntikan vaksin.

Mengidap hipertensi bukan alasan untuk khawatir mendapatkan suntikan vaksinasi COVID-19. Hanya saja, sebelumnya pasien rutin mengonsumsi obat sehingga darah tingginya terkontrol serta tidak ada gejala-gejala yang mengindikasikan hal akut.

Kekhawatiran ini muncul juga akibat belum banyaknya data mengenai efek vaksin terhadap pasien hipertensi.

Namun, melihat pengidap hipertensi di luar negeri yang sudah menerima vaksin di luar Indonesia dapat disimpulkan tidak ada halangan mendapat vaksinasi, terutama bila penyakit ini terkontrol dengan obat-obatan.