Sosok

Ini Sisi lain Komjen Listyo yang Tidak Diketahui Banyak Orang 

Rabu, 20 Januari 2021 - 07:55 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : Listyo Sigit, Calon Kapolri
Ini Sisi lain Komjen Listyo yang Tidak Diketahui Banyak Orang 
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo/Istimewa

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Komjen Listyo Sigit Prabowo mengisahkan dirinya dari keluarga besar prajurit TNI Angkatan Darat yang hidup sederhana. Meski demikian, dia merasa bersyukur dibesarkan di Kota Gudeg yang memiliki biaya hidup rendah.

Kehidupan yang pas-pasan di masa mudanya membuat dirinya tetap rendah hati meskipun kini Sigit telah menduduki jabatan tinggi di Kepolisian. 

“Saya berangkat dari orang susah juga. Sama (dengan kebanyakan orang),” buka Sigit dalam keterangannya di Jakarta yang diterima Rabu (20/1/2021).

Bisa dibilang Listyo Sigit merupakan sosok ideal yang dimiliki Korpas Bhayangkara saat ini. Tempaan dan pelajaran filosofi hidup sederhana, ditambah dengan didikan dari pendidikan formal di Akpol yang ditempuhnya, membentuk pribadi Sigit menjadi pemimpin yang sederhana, rendah hati, dan mudah bergaul dengan semua kalangan.

Mantan Kapolda Banten ini, sangat gemar kesenian tradisional wayang, alasannya, karena sarat akan filosofi hidup. “Dari kecil, saya hobi menonton wayang. Kebetulan ada teman yang jadi dalang juga,” ujarnya.

Di masa mudanya, Sigit gemar mendaki gunung bersama komunitas pecinta alam sekolah. “Masuk (organisasi) pecinta alam saat SMA. Hiking, naik turun gunung dan bukit,” katanya.

Saat remaja, lulusan SMA 8 Yogyakarta 1988 silam itu adalah remaja yang pendiam dan tak banyak tingkah. Hal tersebut diungkapkan oleh Drs. Suhardi, yang tak lain Guru Seni Rupa Jendral bintang tiga tersebut.

“Mas Listyo Sigit dulu di kelas pendiam, anaknya tidak macam-macam,” ungkap Suhardi kala ditemui awak media dirumahnya," kata dia belum lama ini.

Sebagai pelajar, karakter kepemimpinan Listyo Sigit kecil kala itu sudah terbentuk. Remaja yang aktif dan kompeten di seni beladiri ini merupakan sosok yang tak mudah terprovokasi. 

Bagaimana tidak, saat seluruh siswa di kelasnya memilih bolos, ia justru tetap berdiam diri didalam kelas dan memilih tak terprovokasi hingga jam pelajaran usai .

“Saat itu ada jam kosong, satu kelasnya mau mbolos rame-rame, tapi Mas Listyo ini dan dua orang temannya bersikukuh tetap di kelas,” jelasnya.

Kenangan ini, diakuinya menjadi momen yang paling diingat selama mengajar bocah, yang ternyata menjadi calon tunggal Kapolri Pilihan Istana.

Selain hebat di bidang olahraga, Listyo Sigit kecil juga selalu mendapat rangking lima besar di sekolahnya. Disegi non akademis, seni beladirinya juga sampai di tingkat kompetisi provinsi.

Hardi juga menyampaikan mengikuti perkembangan karir muridnya tersebut mulai saat menjabat sebagai Kapolresta Surakarta dan Kapolda Banten.

“Bahkan saat ada acara Aksi Sosial Pakci, di awal 2020 Mas Listyo Sigit ini juga berkontribusi dan datang memberi motivasi dan sharing pada Juniornya di SMA N 8” lanjutnya.

Tentang pencalonan Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri, Pak Hardi menyatakan tak ragu dengan kemampuan muridnya tersebut.

“Ya kalau dilihat dari karakternya saat SMA dulu, saya tidak ragu, Mas Listyo mampu mengemban tanggung jawab lebih besar dari posisinya saat ini,” jelas Pak Hardi.

Hardi juga berharap muridnya tersebut tetap teguh pendirian dan selalu amanah.