Sosok

Syekh Ali Jaber, Sang Penerus Syiar Islam

Kamis, 14 Januari 2021 - 12:18 WIB

Penulis :

redaksi
Tags : Syekh Ali Jaber, Ulama Besar
 Syekh Ali Jaber, Sang Penerus Syiar Islam
Syekh Ali Jaber

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Indonesia kehilangan salah satu ulama terbaiknya, Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber, atau akrab disapa Syekh Ali Jaber. Ulama kelahiran Madinah, 3 Februari 1976 ini, meninggal dunia di Jakarta, 14 Januari 2021 dalam umur 44 tahun.

Selama ini, selain berdakwah di seluruh sudut wilayah di Tanah Air, Syekh Ali kerap berceramah di layar kaca. Ceramahnya juga muncul di dunia maya.  

Nama Syech Ali semakin dikenal oleh publik saat menjadi juri dalam program Hafiz Indonesia, serta menjadi da'i dalam berbagai kajian di berbagai stasiun televisi nasional.

Pendidikan Agama Islam telah melekat pada dirinya sejak masa kanak-kanak. Seperti dikutip dari wikipedia. Syekh Ali telah menekuni membaca Al-Quran sejak kecil. Pada usia sebelas tahun, ia telah hafal 30 juz Al-Quran.

Sang ayah lah yang memotivasi Ali Jaber untuk belajar Al-Quran. Dalam mendidik agama, khususnya Al-Quran dan salat, ayahnya sangat keras, bahkan tidak segan-segan memukul bila Ali Jaber kecil tidak menjalankan salat.

Keluarganya dikenal sebagai keluarga yang religius. Di Madinah ia memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam. Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, Ali Jaber dituntut untuk meneruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.

Meski pada awalnya apa yang ia jalani adalah keinginan sang ayah, lama-kelamaan ia menyadari itu sebagai kebutuhannya sendiri.

Syekh Ali telah mewakafkan hidupnya di jalan dakwah. Setiap langkah dan denyut nafasnya, semata untuk Syiar Islam.

Kini, Syekh Ali Jaber telah tiada. Segala ajaran dan kebaikannya akan selalu dikenang, diingat, dan dijalankan. Selamat jalan syekh, selamat menuju keabadian.