Berita

Resmi Rujukan Covid-19, Kemenkes akan Tambah Nakes di RS Ukrida

Selasa, 12 Januari 2021 - 22:55 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : RS UKRIDA, Nakes, Menkes, Covid-19
Resmi Rujukan Covid-19, Kemenkes akan Tambah Nakes di RS Ukrida
RS UKRIDA Jakarta/Istimewa

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Kementerian Kesehatan akan menambah jumlah tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Universitas Kristen Krida Wacana (RS UKRIDA) Kebon Jeruk, Jakarta Barat, usai fasilitas kesehatan itu dirsemikan sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

"Perawat di RS itu akan ditambah untuk memaksimalkan kinerjanya," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Sebelumnya, Senin kemarin, Menkes Budi meresmikan RS itu sebagai salah satu RS rujukan penanganan Covid-19 secara virtual. Menurut Budi, untuk tenaga medis di RS UKRIDA telah disiapkan melalui dua tahap. 

Pada tahap pertama telah dipenuhi sebanyak 274 orang yang terdiri baik dari internal RS UKRIDA maupun penugasan dari Pertamedika IHC. Kemudian, tahap selanjutnya akan ditambah lagi dengan tenaga kerja rekrutan baru bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM (PPSDM) sebanyak 168 orang.

Untuk proses pemenuhan tenaga tahap dua sedang dipersiapkan sebanyak total 459 orang yang sedang berjalan dengan Dinas Kesehatan melalui PPSDM.

Budi mengatakan, RS UKRIDA tersebut telah beroperasi sebagai RS rujukan Covid-19 dengan kapasitas 240 tempat tidur. Rinciannya, 37 tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) dan 203 tempat tidur kamar isolasi yang dilengkapi dengan ventilator, high flow nasal cannula dan ruangan bertekanan negatif.

Selain itu, kelengkapan fasilitas penanganan Covid-19 di RS UKRIDA juga ditunjang dengan alat kedokteran yang canggih, seperti mesin HD, Cath Lab, Radiologi Konvensional, dan CT-Scan.

Penunjukan RS UKRIDA sebagai lokasi rujukan merupakan hasil kerja sama antara BUMN, khususnya Pertamina Bina Medika (PBM) Indonesia Healthcare Corporation (IHC), Kementerian Kesehatan RI, Pemprov DKI Jakarta, dan pihak swasta.

Pemprov DKI Jakarta sendiri menerbitkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 14 tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga atas Keputusan Gubernur Nomor 378 Tahun 2020 tentang Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Covid-19 sebagai dukungan penunjukan tersebut.