Bisnis

Stafsus Menkeu Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Membaik

Senin, 23 November 2020 - 22:55 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : Stafsus Menkeu, Ekonomi Indonesia, BPS
Stafsus Menkeu Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Membaik
Staf Khusus (stafsus) Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi, Masyita Crystalin/Istimewa

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Staf Khusus (stafsus) Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi, Masyita Crystalin menyebutkan ekonomi Indonesia saat ini mulai membaik.

"Kontraksi ekonomi sudah mulai berkurang. Ekonomi Indonesia sudah mulai membaik pada kuartal III 2020," kata dia dalam diskusi daring bertema "Digital Transformation to Accelerate Indonesia's Economic Growth" di Jakarta, Senin (23/11/2020).

Selain itu, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia pada triwulan ketiga 2020 sebesar terkontraksi 3,49 persen, mengalami pemulihan setelah pada triwulan kedua 2020 mengalami kontraksi hingga minus 5,32 persen.

"Perbaikan ekonomi itu seiring dengan meningkatnya kembali aktivitas di sektor konsumsi rumah tangga dan investasi," ujarnya.

Selain itu,  pelonggaran aktivitas ekonomi pada kuartal ketiga setelah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) turut menjadi faktor pendorong bagi bangkitnya sektor perdagangan hingga makanan dan minuman.

Masyita menambahkan, ada sektor-sektor yang memang sangat terpengaruh oleh aktivitas fisik, seperti sektor perdagangan, transportasi pergudangan, konstruksi dan makanan dan minuman. 

"Akan tetapi dengan mulai dibukanya ekonomi dan aktifnya masyarakat di kuartal ketiga, kita melihat bahwa sektor-sektor itu memperlihatkan pemulihan yang cukup signifikan," jelasnya.

Pemerintah, lanjut dia, dalam program pemulihan ekonomi nasional juga berupaya untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran, karena bagaimanapun kalau sisi permintaannya kurang maka produksi juga otomatis akan berkurang, karena produksi itu untuk melayani permintaan masyarakat.

"Di sisi lain juga kalau produksi turun, income masyarakat yang bekerja di sektor produksi tertentu ikut turun maka akan kembali menurunkan permintaan, oleh karena itulah pemerintah menstimulasi perekonomian dari sisi permintaan dan penawaran," tegasnya.

Dia juga menambahkan kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan turut menjadi faktor yang menopang perekonomian nasional.

"Kita sudah melihat perekonomian kita sudah mulai meningkat di kuartal ketiga," tandasnya.