Perkara

Tanggapi Mundurnya Pegawai KPK, Sahroni: Itu Hal Biasa

Sabtu, 26 September 2020 - 18:18 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : KPK, DPR RI, Febri Diansyah
Tanggapi Mundurnya Pegawai KPK, Sahroni: Itu Hal Biasa
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/Istimewa

Hukum & Bisnis (Jakarta) - Mundurnya pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai hal wajar oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni.

Menurut dia, kalau memang ada beberapa orang di sebuah lembaga merasa tidak cocok lagi bekerja di sana, ya sah-sah aja mundur. Untuk itu, dia meminta kabar mundurnya para karyawan KPK jangan dibuat berlarut-larut, karena dikhawatirkan akan mendiskriditkan nama lembaga anti-rasuah tersebut.

"Jangan sampai aksi mundur itu dibuat dan 'digoreng' sedemikian rupa sehingga mendiskriditkan lembaga KPK. Jangan sampai juga aksi ini membuat persepsi publik jadi jelek terhadap KPK, padahal kita juga tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi di internal KPK," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

Selain itu Sahroni juga mempersilahkan beberapa pegawai KPK yang menyatakan mundur seperti Febri Diansyah untuk menyampaikan kritik dan sarannya terhadap institusi tersebut apabila memang ada yang ingin disampaikan.

Hal itu, kata Sahroni, diperlukan sehingga publik tidak menebak-nebak alasan mundurnya Febri dari institusi KPK.

“Ya untuk Febri dan karyawan KPK lainnya, kalau memang ada 'uneg-uneg' soal institusinya silakan disampaikan, karena kita juga ingin tahu apa sebabnya. Jangan bikin saya dan publik menebak-nebak," jelasnya.

Sebelumnya, pegawai KPK sekaligus Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah mengajukan surat pengunduran diri pada 18 September 2020 kepada Pimpinan, Sekjen, dan Kepala Biro SDM KPK.

Dengan mundurnya Febri, total sejak Januari sampai awal September, tercatat 29 pegawai tetap dan delapan orang pegawai tidak tetap mundur dari lembaga antikorupsi tersebut.