UMKM

Siasati Pandemi, Gudeg pun Dijual Online

Jumat, 18 September 2020 - 06:45 WIB

Penulis :

Redaksi
Tags : Gudeg Yogya, Pandemi Covid-19
Siasati Pandemi, Gudeg  pun Dijual Online
Ilustrasi Nasi Gudeg

Hukum & Bisnis (Yogyakarta) -  Penjual Gudeg Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memilih penjualan online guna menyiasati sepinya pembelian konvensional pada masa pandemi covid-19. Bukan hanya wilayah lokal, pemesanan juga datang hingga dari Jakarta.

Menurut Wakil Ketua Asosiasi Penjual Gudeg (Aspeg) DIY Chandra Setiawan Kusuma, sistem online atau dalam jariangan (daring) dilakukan guna  memaksimalkan penjualan.

"Hampir semua produsen gudeg di Yogyakarta mulai menjual secara daring," kata Chandra di Yogyakarta, Kamis (17/9/2020) seperti dikutip antaranews.

Menurut Chandra, penjualan secara daring mau tidak mau harus dipilih sebagian besar produsen gudeg di DIY. Sebab, pembelian secara konvensional di rumah makan atau warung mengalami penurunan drastis sejak awal pandemi.

"Gudeg ini 75 persen peminatnya adalah wisatawan. Kalau pariwisata turun ya penjualan kami juga ikut turun," kata Pemilik Warung Gudeg Bu Lis ini.

Untuk menjual secara daring sebagian produsen mulai mengemas kuliner berbahan dasar gori atau nangka ini dalam bentuk kaleng. Dengan kemasan ini, gudeg mampu bertahan hingga satu tahun.

"Kalau pembelian dengan jasa pesan antar di area Yogyakarta masih bisa dalam bentuk kendil atau besek lengkap dengan nasi," kata dia.

Menurut dia, 25 persen dari anggota Aspeg DIY yang berjumlah 40 produsen telah mengalengkan gudeg dengan aneka olahan yang bervariasi. Mulai dari gudeg nangka, gudeg manggar, hingga gudeg kepala dan ceker ayam.

"Untuk pemesanan kebanyakan justru dari luar kota, bahkan Jakarta," ujar dia.