Bela Gubernur Kepri Nonaktif, Pengacara Siapkan Dua Saksi Ahli

Oleh : Ahmad Syaikh | Jumat, 07 Februari 2020 - 14:49 WIB

Bela Gubernur Kepri Nonaktif, Pengacara Siapkan Dua Saksi Ahli
Nurdin Basirun Mantan Gubernur Kepri/Istimewa

Hukum & Bisnis (Tanjungpinang) -- Pengacara dari Nurdin Basirun, Gubernur Kepri nonaktif, Andi Muhammad Asrun, tengah mempersiapkan dua saksi ahli untuk dihadirkan dalam agenda persidangan kasus dugaan korupsi suap dan gratifikasi yang membelit kliennya.

"Kami masih mengedepankan asas praduga tak bersalah, maka untuk perkuat hal itu, kami akan menghadirkan dua orang saksi ahli, yakni ahli pidana dan ahli hukum administrasi negara," kata Asrun, Jumat (7/2/2020).

Kedua saksi ahli yang akan dihadirkan Nurdin tersebut adalah Ahli Pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII), Mudzakit dan Ahli Hukum Administrasi Negara dari Universitas Indonesia (UI), Dian Puji Simatupang.

Menurutnya, keinginan untuk menghadirkan saksi ahli itu telah disampaikan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang menangani perkara ini.

Sementara itu, pada agenda persidangan kliennya Rabu 5 Februari lalu, Mantan pengacara Pemprov Kepri ini menyatakan dari tujuh saksi yang dihadirkan tidak ada satupun keterangan yang memberatkan kliennya.

"Tak ada keterangan yang memberatkan Pak Gubernur, karena meskipun memang benar ada sejumlah kepala OPD yang mengaku memberikan bantuan, tetapi tidak masuk ke kantong pribadi Pak Gubernur," jelasnya.

Dia juga menyampaikan, dari keterangan para saksi tersebut terungkap jika uang yang mereka berikan digunakan oleh Nurdin Basirun untuk kegiatan amal jariah kepada masyarakat miskin.

Selain itu, uang tersebut juga digunakan untuk membantu pembangunan masjid serta hadiah lomba atau kuis kepada anak-anak ketika kliennya itu melakukan kunjungan kerja ke pulau-pulau.

"Uang tersebut juga digunakan bagi biaya makan bersama para jamaah usai Shalat Subuh," jelasnya.

Dia pun meyakini, agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi diprediksi besar akan tuntas pada pekan depan dan berharap proses persidangan ini dapat berjalan cepat dan segera tuntas.

"Semoga keterangan yang diberikan saksi-saksi dapat menggugah hati Majelis Hakim. Karena apa yang dilakukan Pak Gubernur adalah semata-semata untuk membahagiakan masyarakat Kepri," tandasnya. (ahm)