Siapa Saja Yang Bebas Lewat Kawasan Ganjil Genap?

Oleh : | Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:00 WIB

Siapa Saja Yang Bebas Lewat Kawasan Ganjil Genap?
foto asuransiku.id/H&B)

Hukum & Bisnis (Jakarta) – Mulai Senin, 3 Agustus 2020, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan lagi kawasan Ganjil Genap (GaGe). Kawasan GaGe  hanya boleh dilintasi oleh kendaraan bermotor roda empat atau lebih dengan nomor polisi yang sama. Maksudnya, saat tanggal Ganjil, kendaraan yang boleh lewat yang nomor polisinya juga Ganjil. Demikian sebaliknya.

 

Itulah yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap. Sesuai Pergub 88/2019, terdapat 25 ruas jalan yang termasuk kawasan GaGe.

Di luar ketentuan, Pergub juga mengatur pengecualian, yaitu jenis kendaraan tertentu yang boleh melenggang kawasan GaGe. Ada 13 jenis kendaraan yang dikecualikan saat pelaksanaan sistem Ganjil Genap:

1. Kendaraan bertanda khusus yang membawa penyandang disabilitas.

2. Kendaraan ambulans.

3. Kendaraan pemadam kebakaran.

4. Kendaraan Angkutan Umum dengan tanda nomor kendaraan bermotor berwana dasar kuning.

5. Kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik.

6. Sepeda motor.

7. Kendaraan angkutan barang khusus pengangkut Bahan Bakar Minyak dan Bahan Bakar Gas.

8. Kendaraan pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia yakni:

    a. Presiden atau Wakil Presiden.

    b. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat atau Dewan Perwakilan, Dewan Perwakilan Daerah.

   c. Ketua Mahkamah Agung (MA) atau Mahkamah Konstitusi (MK),  atau Komisi Yudisial (KY), atau Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

9. Kendaraan Dinas Operasional dengan tanda nomor kendaraan bermotor berwarna dasar merah. TNI dan Polri.

10. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.

11. Kendaraan untuk memberikan pertolongan kepada kecelakaan lalu lintas.

12. Kendaraan pengangkut uang Bank Indonesia antarbank, pengisi ATM dan pengawasan dari petugas Polri.

13. Kendaraan untuk kepentingan tertentu dengan pengawalan dan atau sesuai asas diskresi petugas Polri.(bs)