Setelah Himbara, Pemerintah Bakal Tempatkan Dana ke BPD

Oleh : Redaksi | Jumat, 24 Juli 2020 - 14:40 WIB

Setelah Himbara, Pemerintah Bakal Tempatkan Dana ke BPD
Salah satu counter BPD DIY (foto asbanda/H&B)

Hukum & Bisnis (JAKARTA) – Pemeritah bakal menempatkan dananya kembali ke sektor perbankan. Untuk menolong kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari dampak pandemic covd-19. Kini giliran bank pembangunan daerah (BPD) yang bakal menerima kucuran dana jilid kedua tersebut.

Pada jilid pertama, dana sebesar Rp 36 triliun ditempatkan di bank milik pemerintah aau negara yang tergabung dalam Himbara.  "Akan ada penempatan dana jilid II. Kalau jilid I itu hanya untuk 4 bank, karena itu terlihatnya baik, akan kita perluas. Bank yang terlibat lebih banyak dan terutama secara spesifik melihat BPD," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu pada acara media briefing di Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Febrio mengatakan, strategi penempatan dana ke perbankan tersebut sebagai bentuk afirmasi pemerintah untuk bisa memberikan kredit modal kerja dengan cepat. Terutama bagi para industri yang terdampak paling parah karena pandemi covid-19. Mengapa ke BPD? Fabrio menjelaskan,  pemilihan BPD sebagai penyalur akan mempercepatpendistribusian dana tersebut kepada UMKM di daerah-daerah. BPD umumnya lebih dekat dengan UMKM di daerah.

Yang juga tak kalah penting dari rencana penempatan dana pemerintah itu adalah adanya penjaminan pinjaman yang berbeda antara sektor satu dengan sektor yang lain. Pertimbangan akan didasarkan kepada besaran dampak yang diraskan oleh usaha selama pandemi covid-19.

"Sektor paling terdampak, penjaminannya akan lebih besar dibandingkan yang normal. Yang normal kita bayangkan porsi (penjaminannya) 60% dari risiko perbankan, dan akan dicover pemerintah. Sementara sektor pariwisata, hotel, restoran, dan sektor padat karya, pabrik-pabrik sepatu, tesktil dan sebagainya, penjaminannya 80%," kata Febrio.

Namun, Kepala BKF Kemenkeu itu tidak merinci berapa besar dana yang bakal ditempatkan pada jilid kedua ini. Apakah semua BPD akan memperoleh dana dari pemerintah? Berapa jatah dana yang ditempatkan di setiap BPD?  

“Dengan adanya penempatan dana pemerintah di banyak bank ini, diharapkan bisa segera memulihkan ekonomi, dan pada akhirnya Indonesia bisa terhindar dari resesi. “Kita harapkan setelah ada penempatan dana], mereka bisa segera menggunakan fasilitas ini," ujar Febrio. (bs)