Menteri Edhy Prabowo Bantah Terlibat Ekspor Benih Lobster

Oleh : Ade Maulidin | Sabtu, 04 Juli 2020 - 22:02 WIB

Menteri Edhy Prabowo Bantah Terlibat Ekspor Benih Lobster
Kemnterian Kelautan dan Perikanan

Hukum dan Bisnis (Jakarta) Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo membantah perusahaan yang mengekspor benih lobster ditentukan oleh dirinya. 

Karena, hal ini dilakukan oleh suatu tim khusus yang terdiri dari tim budidaya, tim perikanan tangkap, tim karantina, dan Irjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Semuanya terlibat, ikut turun tangan," katanya. Sabtu (4/7/2020).

Selain itu sejumlah persyaratan mesti dipenuhi eksportir benih lobster seperti kemampuan berbudidaya dan komitmen menggandeng nelayan dalam menjalankan usaha budidaya lobster. Hal ini dapat dilakukan oleh siapa saja yakni koperasi, perusahaan, atau perorangan. 

Dia juga harus berkomitmen tidak merusak lingkungan dan memperlakukan nelayan-nelayan yang bekerja bersamanya secara baik. "Jadi enggak bisa nanti nelayan perusahaan ini pindah ke perusahaan itu, yang akhirnya tarik-tarikan,” ujarnya. 

Edhy berharap budidaya lobster bisa terus tumbuh dengan baik. Dari benih hasil tangkapan nelayan bisa didistribusikan sepenuhnya untuk pembudidaya lobster dalam negeri. 

Dengan begitu, ekspor benih tak perlu lagi diberlakukan. "Kemampuan budidayanya masih belum besar sehingga ada sisa benih. Ya, sudah ekspor tapi budidaya tetap jalan. Ini bagian dari proses, kalau budidaya kita sudah kuat, bisa saja tidak ada ekspor benih lagi," paparnya. (mam)