DPR Sepakat, Dana Pagu Kementerian ESDM 2021 Rp6,84 Triliun

Oleh : Redaksi | Senin, 29 Juni 2020 - 11:37 WIB

DPR Sepakat, Dana Pagu Kementerian ESDM 2021 Rp6,84 Triliun
Menteri ESDM, Arifin Tasrif/Istimewa

Hukum & Bisnis (Jakarta) -- Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati pagu indikatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2021 sebesar Rp6,84 triliun.

Menurut Menteri ESDM, Arifin Tasrif, anggaran yang telah disetujui DPR tersebut akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

"Kami berharap, agar jumlah anggaran yang telah disetujui DPR ini dapat benar-benar kita gunakan untuk kepentingan masyarakat banyak," kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Arifin juga mengungkapkan, besaran pagu indikatif ini naik 10 persen dibandingkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun 2020 yang mencapai Rp6,2 triliun. 

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, belanja publik fisik mendapatkan porsi yang lebih besar dibandingkan belanja publik non-fisik dan belanja aparatur," jelasnya.

Ya, sebesar 47,1 persen atau Rp3,22 triliun dari pagu indikatif Rp6,84 triliun tersebut akan digunakan untuk belanja fisik, seperti pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga, konkit nelayan, konkit petani, konversi mitan ke LPG, PLTS Atap, pos pengamatan gunung api, geopark hingga peralatan mitigasi bencana geologi.

Untuk belanja publik non-fisik seperti pembinaan, pengawasan, pelayanan publik/perizinan, penyusunan kebijakan/peraturan, survei, penelitian dan pengembangan serta pendidikan dan pelatihan telah dianggarkan sebesar Rp1,59 triliun atau 23,2 persen. 

Sementara 29,7 persen atau Rp2,03 triliun dibelanjakan untuk keperluan aparatur seperti pembayaran gaji dan tunjangan, operasional dan pemeliharaan kantor, pengadaan peralatan kerja.

"Pada prinsipnya, Kementerian (ESDM) mendukung program untuk rakyat. Untuk itu, program utama terkait ESDM baiknya bisa dijaga bersama," tandasnya. (ahm)