Pelatihan Koperasi Via Webiner Strategi Pemberdayaan Tiada Henti

Oleh : Redaksi | Sabtu, 27 Juni 2020 - 13:47 WIB

Pelatihan Koperasi Via Webiner  Strategi Pemberdayaan Tiada Henti
Arif Rahman Hakim

Hukum & Bisnis (Jakarta) Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) KemenKopUKM Arif Rahman Hakim  mengatakan, pandemi Covid-19 membuat aktivitas luar ruang menjadi terbatas hampir di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kata dia, strategi webinar ini membuat pemberdayaan para pelaku koperasi tiada  henti.

Ia berharap upaya yang dilakukan tetap dapat mengoptimalkan peran koperasi dalam meningkatkan sektor UMKM di Indonesia. Selain itu, pemberdayaan secara online melalui webinar juga menjadi cara mengubah stigma koperasi agar lebih kekinian dan dilirik oleh kaum muda.

Ia mengatakan, webinar diselenggarakan oleh Asisten Deputi Peningkatan Kualitas SDM Perkoperasian secara rutin setiap minggu dengan tema beragam. Dalam satu bulan berjalan, respons yang diterima positif dan disambut antusias dari masyarakat umum khususnya pelaku koperasi.

“Peserta webinar tersebut sudah mencapai 1.749 orang dengan rata-rata peserta mencapai 437 peserta setiap sesi serta menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya seperti dari Dewan Syariah Nasional MUI, Ketua Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI), Koperasi Pemuda Indonesia, Ketua Koperasi Film Kinarya, IKOPIN, dan Ketua Induk BTM,” kata dia.

Menurut Arif, beberapa kelas webinar mengupas tuntas tema spesifik tentang dunia koperasi. Pertama, “Perspektif Baru Koperasi bagi Kaum Milenial”. Kedua, “Model Bisnis Koperasi”. Ketiga, “Dekonstruksi Koperasi Syariah”. Keempat, “Koperasi dan Ilusi Kesejahteraan, Sebuah Anomali.”

Arif mengatakan, semua kelas webinar tersebut gratis tanpa dipungut biaya. Peserta hanya diminta mendaftar melalui website www.edukukm.id. Untuk peserta yang mengikuti sampai dengan akhir sesi mendapatkan e-sertifikat serta hand out materi. 

“Kami harap dengan adanya webinar yang secara berkelanjutan di masa pandemi Covid-19 ini, KemenKopUKM tetap dapat berkontribusi dalam memberikan edukasi bagi pelaku koperasi serta berkontribusi dalam pengembangan koperasi yang maju, modern, dan berdaya saing di masa yang akan datang,” kata Arif. (gus)